Finalis Puteri Indonesia Jatim 2016 asal Nganjuk Ini Ternyata Jago Karate

jago karate
Ade Aulia Rahma, Runner Up II Puteri Indonesia Jatim 2016
matakamera, Nganjuk – Ade Auliya Rahma namanya. Dara jelita 21 tahun asal Kelurahan Werungotok, Kecamatan/Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur ini, baru saja meraih prestasi membanggakan. Pada Desember 2015 lalu, dia berhasil menyabet gelar runner up 2 dalam ajang kecantikan bergengsi Puteri Indonesia Jatim 2016. Prestasi ini diraihnya usai menyandang gelar Mbakyu Kabupaten Nganjuk 2012. Puteri pasangan Djoko Hariyadi dan Sri Wahyuni ini memang sosok yang ulet, dan terus mengembangkan diri serta rajin mengikuti ajang kontes kecantikan. Mulai dari pemilihan Raka-Raki Jawa Timur 2013, Duta Lalu-Lintas Polda Jawa Timur, Duta Brawijaya 2013, Duta mahasiswa generasi berencana, hingga menjadi finalis covergirl Majalah Aneka Yess dan semifinalis Hilo Green Ambassador 2014.
Pada 8 Desember 2015, mahasiswi semester 5 S1 Sastra Inggris Universitas Brawijaya (UB) Malang itu mengikuti audisi kontes Puteri Indonesia 2016. Dia tidak perlu berfikir dua-tiga kali untuk langsung mendaftar, begitu mendengar pengumuman audisi yang diselenggarakan di Kota Surabaya. Apalagi, sejak masih duduk di bangku SMA, tepatnya di SMA Negeri 1 Nganjuk dahulu, Ade sudah banyk mendengar tentang Puteri Indonesia yang menurutnya sangat bergengsi dan sudah lama diidam-idamkan. “Sudah jadi sick obsession aja ikut pemilihan Puteri Indonesia,” ujar dara yang masa kecilnya tercatat juga pernah bersekolah di SDN Payaman 3 dan SMP Negeri 1 Nganjuk ini.
Ade punya sejumlah bakat andalan dalam memuluskan langkahnya itu, antara lain fasih berbahasa Inggris. Bakat itu sudah dipupuk sejak masih SD, ketika Ade senang menonton film animasi Disney yang bertema karakter princess, seperti karakter Belle dalam film animasi Beauty and The Beast dan karakter Wahite Snow dalam film animasi White Snow and the Seven Dwarfs. Tidak hanya takjub dengan gambar animasinya, saat itu Ade juga aktif mempelajari dialog asli karakter dalam bahasa Inggris dan terjemahannya. “Karena itu juga saya sekarang kuliah jurusan Sastra Inggris, agar lebih banyak ilmu yang didapat,” ungkap gadis juga gemar mengkoleksi boneka Barbie ini.
Selain itu, sejak masih remaja Ade ternyata juga rutin berlatih seni beladiri Karate. Saat berada di arena karate, Ade yang awalnya anggun dan feminim bisa langsung berubah lazimnya seorang pendekar. “Karate itu bagian dari olahraga dan sangat menyehatkan,” ujarnya. Ketika ditanya ingin menjadi apa Ade dalam lima tahun ke depan, gadis kelahiran 16 November 1994 ini dengan spontan menjawab “I'll be the peace ministry of Indonesia to Palestine". (ab)

Share on Google Plus

About matakamera.net

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment

Comments System