Bu Hanung Muncul di Acara Temu Kangen Warga Nganjuk, Sinyal Macung Lagi?

nganjuk
Suasana temu kangen warga Nganjuk di Kertosono, yang dihadiri Siti Nurhayati alias Bu Hanung, 20 Maret 2016
matakamera, Nganjuk – Masyarakat Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, sudah tidak asing dengan nama Ir. Siti Nurhayati, atau akrab disapa Bu Hanung. Lama tidak terdengar kabarnya, wanita yang pernah menjabat Bupati Nganjuk 2002-2007 ini pada Minggu, 20 Maret 2016 kemarin tiba-tiba muncul di tengah ratusan warga. Tepatnya dalam acara Temu Kangen Warga Kabupaten Nganjuk 2016, yang digelar di kediaman Joko Suroso, mantan anggota DPRD Nganjuk dari PDIP.
Lokasi acaranya berada di Jalan Anusopati, Kelurahan Banaran, Kecamatan Kertosono. Bu Hanung yang sempat gagal dalam Pilbup Nganjuk 2012 ini hadir sejak acara dimulai pukul 10.00 WIB, sampai selesai pukul 11.30 WIB.
Acara yang dihadiri ratusan warga berbagai wilayah di Nganjuk dibuka oleh tuan rumah, Joko Suroso, dengan sambutan antara lain, ucapan terima kasih kepada para tamu undangan yang telah hadir. Joko juga menjelaskan bahwa acara itu sengaja dikemas sedemikian rupa, agar para undangan mengerti dan memaknainya sebagai mementum yang baik, agar dapat dijadikan tuntunan bagi kita semua. “Dan untuk mempererat tali silaturahmi sesama warga Kabupaten Nganjuk,” ujar mantan politisi ini.
Di hadapan Bu Hanung, Joko Suroso juga menyampaikan harapan, agar pemimpin yang akan datang bisa memberikan sesuatu yang riil dan nyata dalam menyejahterakan masyarakat Nganjuk.
Ketua Paguyuban Warga Nganjuk Sujatmiko menambahkan,  bahwa kegiatan silaturahmi itu sekaligus untuk membahas rencana calon-calon yang akan dimunculkan dalam Pilbup 2018 mendatang. “Mencari pemimpin yang membela masyarakat, dan jangan memilih pemimpin yang otoriter dan memihak pengusaha saja,” ujarnya.
Sampai acara selesai, pukul 11.30 WIB, Bu Hanung memang tidak secara gamblang menyatakan kesiapannya untuk maju lagi dalam Pilbup Nganjuk 2018 mendatang. Namun dengan kemunculannya itu, tidak sedikit hadirin yang meyakini bahwa wanita yang sudah memasuki usai kepala 6 itu masih berharap meraih kursi AG 1.
Pada Pilbup 2012 lalu, perolehan suara Bu Hanung yang berpasangan dengan Sumardi, terpaut tipis dengan pemenangnya, pasangan Taufiqurrahman-Abdul Wachid Badrus. Saat itu incumbent yang diusung PDIP memperoleh 171.438 suara, sedangkan Bu Hanung yang diusung Partai Golkar meraup 128.206 suara, disusul posisi ketiga pasangan independen Njono Djojo Astro-Syaiful Anam dengan 121.794 suara.(ab)
Share on Google Plus

About matakamera.net

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment

Comments System