Nostalgia Kuliner Desa, Ayo Ramai-Ramai Hadiri Festival 1000 Botok Gejagan 2025: Merawat Tradisi, Menyatukan Warga Lewat Ribuan Rasa

Jumat 28 November 2025

NGANJUK, matakamera.net - Desa Gejagan, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk, melakukan upaya nyata untuk melestarikan salah satu kampung kuliner tradisi melalui gelaran Festival 1000 Botok Gejagan 2025, yang akan digelar pada Minggu, 30 November 2025.

Mengusung tema “Sewu Botok, Sewu Roso, Sewu Roda”, acara ini bukan hanya menjadi perayaan kuliner, tetapi juga simbol kekuatan budaya, kebersamaan, dan kesehatan masyarakat.

Festival ini digagas sebagai bentuk pelestarian kuliner desa sekaligus ajang kebersamaan warga. Botok, yang dikenal sebagai masakan khas berbahan kelapa parut bercampur rempah dan aneka isian, nantinya akan disajikan dalam berbagai varian, mulai dari botok tahu, botok tempe, botok teri, botok lamtoro, hingga botok pedas ala Gejagan yang terkenal gurih.

Kepala Desa Gejagan Dedi Nawan,  menyampaikan bahwa kegiatan ini muncul dari kerinduan masyarakat terhadap masakan kampung yang kini mulai jarang dijumpai. “Banyak warga bilang rindu rasa botok tradisional. Dari situ muncul ide untuk membuat festival yang melibatkan seluruh warga,” ujarnya.

Lebih dari seratus ibu-ibu dan kelompok pemuda desa terlibat langsung dalam proses memasak dan menyiapkan seribu bungkus botok yang akan dibagikan kepada pengunjung. Selain kuliner, acara akan dimeriahkan dengan hiburan musik lokal, Festival sepeda ontel dan demo memasal botok.

Dedi Nawan juga menyampaikan bahwa festival ini digagas setelah banyak warga mengungkapkan kerinduan terhadap botok-makanan khas yang dibuat dari parutan kelapa, rempah, dan berbagai isian seperti tempe, ikan teri, jamur, hingga sayuran. “Botok bukan sekadar makanan, tapi kenangan akan dapur nenek dan suasana kampung. Kami ingin menghadirkan kembali nostalgia itu,”jelas Dedi.

Festival 1000 Botok Tradisional rencananya digelar di lapangan Desa Gejagan  pada hari Minggu 30 November 2025 mendatang, dan terbuka untuk umum. Pemerintah desa berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda tahunan sekaligus mengenalkan kekayaan kuliner Gejagan kepada masyarakat luas.

Dengan aroma rempah yang khas dan rasa masakan kampung yang autentik, festival ini diyakini akan menjadi magnet bagi para pecinta kuliner tradisional dan pengunjung dari berbagai wilayah Nganjuk.

Rif/Pas/2025
Share on Google Plus

About matakamera.net

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar

Comments System