Ahad 30 November 2025Oleh: Romza (Komisioner KPU Kabupaten Nganjuk/ Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia)
Sukses Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tahun 2024 salah satu indikatornya adalah tingkat partisipasi pemilih. Pilkada Kabupaten Nganjuk Tahun 2024 telah sukses diselenggarakan dengan indikator tingkat partisipasi pemilih. Kehadiran pemilih yang menggunakan hak pilihnya ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada tanggal 27 November 2024 ternyata tinggi.
Dikatakan tinggi tingkat partisipasi pemilih di Kabupaten Nganjuk karena beberapa fakta data yang terungkap. Pertama, partisipasi pemilih di Kabupaten Nganjuk berada di atas rata-rata nasional partisipasi pemilih yang menggunakan hak pilihnya pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tahun 2024 . Pada Pilkada Nganjuk Tahun 2024 partisipasi pemilihnya yaitu 77,08 % (tujuh puluh tujuh koma nol delapan persen).
Sedangkan rata-rata partisipasi pemilih Pilkada Tahun 2024 secara nasional yaitu 74,41 persen (tujuh puluh empat koma empat puluh satu persen. Hal ini sebagaimana tertuang dalam Keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia Nomor 135 Tahun 2025 tentang Tingkat Partisipasi Pemilih Yang Menggunakan Hak Pilihnya Pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati Serta Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2024.
Jadi, pada Pilkada Nganjuk Tahun 2024 partisipasi pemilih yang menggunakan hak pilihnya lebih tinggi 3,59 % (tiga koma lima puluh Sembilan persen) dari rata-rata nasional.
Kedua, tingkat partisipasi pemilih yang menggunakan hak pilih pada Pilkada Nganjuk Tahun 2024 masuk 10 besar peningkatan partisipasi pemilih dari Pilkada sebelumnya dalam Pemilihan Serentak Tahun 2024 se Provinsi Jawa Timur. Kabupaten Nganjuk berada di urutan ke-7 se Jawa Timur untuk kategori peningkatan partispasi pemilih.
Ketiga, partisipasi pemilih yang menggunakan hak pilih pada Pilkada Nganjuk Tahun 2024 mengalami peningkatan dari Pilkada sebelumnya di Tahun 2018. Di mana pada Pilkada Nganjuk Tahun 2018 partisipasi pemilih yang menggunakan hak pilih yaitu 69,14 % (enam puluh sembilan koma empat belas persen). Sedangkan pada Pilkada Nganjuk Tahun 2024 partisipasi pemilihnya sebesar 77,08 % (tujuh puluh tujuh koma nol delapan persen). Jadi, ada peningkatan partisipasi pemilih 7,94 % (tujuh koma sembilah puluh empat persen).
Fakta-fakta ini menjadi bukti bahwa partisipasi pemilih pada Pilkada Nganjuk Tahun 2024 patut dibanggakan. Seluruh elemen dapat membanggakan hal ini sebagai capaian keberhasilan kolektif.
Adapun rincian keseluruhan partisipasi pemilih pada Pilkada Tahun 2024 di Kabupaten Nganjuk yaitu; pengguna hak pilih dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) laki-laki 312.751, perempuan 6343.947, total laki-laki dan perempuan 656.698. Kemudian pengguna hak pilih DPTb (pemilih pindahan) laki-laki 227, perempuan 113, total laki-laki dan perempuan 340. Untuk pengguna hak pilih DPK (pemilih tambahan) laki-laki 518, perempuan 556, total laki-laki dan perempuan 1.074. Total pengguna hak pilih dari DPT, DPTb, dan DPK yaitu laki-laki 313.496, perempuan 344.616, total laki-laki dan perempuan 658.112. Sedangkan DPT yang ditetapkan KPU Kabupaten Nganjuk laki-laki 426.201, perempuan 426.478, total laki-laki dan perempuan 852.679.
Menelaah Penyebab Peningkatan Partisipasi Pemilih
Mengapa bisa mengalami peningkatan partisipasi pemilih? Bagaimana bisa partisipasi pemilih menjadi tinggi?. Pertanyaan seperti ini wajar kemudian muncul. Pandangan penulis setidaknya ada beberapa hal yang berkaitan dengan peningkatan partisipasi pemilih pada Pilkada Nganjuk Tahun 2024.
Pertama, efektifitas sosialisasi kreatif yang dilaksanakan selama tahapan Pilkada Tahun 2024. KPU Kabupaten Nganjuk memiliki beragam kegiatan sosialisasi dalam pelaksanaan Pilkada Tahun 2024. Dalam mendesain kegiatan sosialisasi perlu pendekatan kultural serta mengutamakan kreativitas. Sehingga efektif dalam menyampaikan informasi maupun mengajak masyarakat berpartisipasi dalam Pilkada Tahun 2024.
Kedua, kesadaran tinggi pemilih untuk menggunakan hak pilih. Mengukur kesadaran seseorang apalagi kolektif mungkin susah indikatornya. Tetapi setidaknya masifnya kehadiran pemilih yang menggunakan hak pilih menjadi salah satu indikator penting untuk menyatakan kesadaran masyarakat Kabupaten Nganjuk patut dibanggakan.
Ketiga, agresifitas peserta Pilkada Nganjuk dalam melakukan kampanye yang efektif. Tiga pasangan calon telah melaksanakan kampanye guna menyampaikan visi-misi serta program kepada masyarakat dengan mobilitas tinggi. Kehadiran pasangan calon maupun tim pemenangan serta pendukungnya bertemu masyarakat efektif membuat pemilih menggunakan hak pilihnya.
Keempat, penyelenggaraan Pilkada Tahun 2024 yang dilaksanakan serentak secara nasional memicu orkestrasi meriah partisipasi pemilih. Pilkada Tahun 2024 merupakan penyelenggaraan secara serentak berskala nasional pertama di Indonesia. Gelombang informasi hiruk-pikuk atau dinamika Pilkada Tahun 2024 setiap hari tampak tersaji melalui media massa maupun berbagai platform media sosial. Sehingga masyarakat menjadi lebih mudah menerima informasi tentang Pilkada Tahun 2024 yang kemudian menggugahnya terlibat berpartisipasi.
Kelima, kolaborasi multipihak dalam memberikan dukungan penyelenggaraan menjadi energi positif membangkitkan partisipasi pemilih. Selain penyelenggara yang berikhtiar menyukseskan Pilkada Tahun 2024. Ada berbagai pihak yang turut memberikan dukungan supaya penyelenggaraan Pilkada Tahun 2024 berjalan dengan baik. Termasuk mendukung KPU Kabupaten Nganjuk dalam merealisasikan sosialisasi Pilkada Tahun 2024.
Apresiasi Tanpa Piala
Apresiasi atas capaian keberhasilan ini patut disematkan kepada berbagai pihak. Mulai dari penyelenggara, peserta, multipihak yang mendukung penyelenggaraan, serta seluruh pemilih yang berpartisipasi.
Penyelenggara di KPU Kabupaten Nganjuk beserta jajaran hierarkinya. Yaitu PPK, PPS, Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), maupun Petugas Pemutahiran Data Pemilih (Pantarlih). Mereka telah berupaya dengan keras melaksanakan tugasnya. Memberikan layanan kepada peserta maupun pemilih.
Peserta Pilkada, baik elemen gabungan partai poltik maupun pasangan calon serta pendudukungnya telah mengikuti proses pelaksanaan dari awal hingga akhir. Meski berbagai dinamika harus dilalui, namun pelaksanaan Pilkada Nganjuk menorehkan catatan penting pada peningkatan partisipasi pemilih yang tinggi.
Multipihak yang sudah berkolaborasi memberikan dukungan penyelenggaraan Pilkada Tahun 2024 menambah energi bagi penyelenggara untuk meningkatkan upayanya dalam menyelesaikan seluruh tahapan. Hal inilah yang juga berdampak baik pada tingginya peningkatan partisipasi pemilih.
Tidak terkecuali pemilih di Kabupaten Nganjuk yang memiliki kesadaran untuk menggunakan hak pilih. Mereka menjadi salah satu elemen penting dalam kesuksesan peningkatan partisipasi pemilih dalam hajat lima tahunan pergantian kepala daerah di Kabupaten Nganjuk.(*)

0 komentar:
Posting Komentar