Kamis 12 Maret 2026NGANJUK, matakamera.net – Para pemudik yang melintas di Nganjuk kini memiliki tempat singgah yang nyaman dan lengkap. Masjid Al Muttaqien Nganjuk resmi didapuk sebagai Posko Masjid Ramah Pemudik oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nganjuk tahun 2026.
Tidak hanya menyediakan tempat ibadah dan istirahat, masjid ini juga menghadirkan layanan bengkel kendaraan hingga pijat gratis bagi para pemudik yang kelelahan dalam perjalanan.
Penetapan tersebut ditandai dengan launching Posko Mudik berbasis masjid yang dilakukan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nganjuk Abdul Rahman, M.Pd.I pada Rabu (11/03/2026). Kegiatan ini dihadiri sejumlah pejabat di lingkungan Kementerian Agama, tokoh masyarakat, serta pengurus masjid.
Abdul Rahman menjelaskan bahwa program Masjid Ramah Pemudik merupakan upaya menghadirkan fungsi sosial masjid yang lebih luas bagi masyarakat. “Alhamdulillah masjid ini bukan sekadar melayani umat untuk beribadah, tetapi juga memberikan layanan kemanusiaan bagi para pemudik. Bahkan kami berharap siapa pun yang singgah, termasuk non-Muslim, tetap bisa terlayani dengan baik,” ujarnya.
Menurutnya, masjid yang dijadikan posko pemudik harus memiliki fasilitas pendukung yang memadai. Di Masjid Al Muttaqien, para musafir dapat memanfaatkan toilet dan sanitasi yang bersih, layanan kesehatan ringan, tempat istirahat, takjil dan sahur, hingga bengkel kendaraan bagi pemudik yang mengalami kerusakan di jalan. Uniknya, tersedia pula layanan pijat gratis bagi pemudik yang membutuhkan relaksasi setelah menempuh perjalanan panjang.
Keberadaan Masjid Al Muttaqien sebagai posko pemudik juga didukung oleh letaknya yang sangat strategis. Masjid ini berada di pusat Kota Nganjuk, tepat di depan Stasiun Kereta Api dan Terminal Nganjuk, serta tidak jauh dari akses Exit Tol Nganjuk. Lokasi tersebut masjid ini mudah dijangkau oleh pemudik dari berbagai jalur transportasi.
Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Nganjuk, Ustadz Abdul Kholiq,M Pdi, mengapresiasi penunjukan Masjid Al Muttaqien sebagai Masjid Ramah Pemudik. Menurutnya, kepercayaan tersebut menjadi motivasi bagi pengurus masjid untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. “Ini bukan sekadar penghargaan, tetapi juga tantangan bagi kami agar pelayanan kepada umat semakin maksimal,” ujarnya saat mendampingi visitasi kesiapan posko mudik.
Sementara itu, Ketua Takmir Masjid Al Muttaqien Nganjuk, Ustadz Amiruddin,M.PdI, menyampaikan rasa syukur atas dukungan berbagai pihak terhadap program ini. Ia menegaskan bahwa pelayanan kepada pemudik merupakan bagian dari gerakan dakwah sosial masjid yang melibatkan banyak unsur.
Program posko pemudik ini sendiri telah berjalan sekitar tiga tahun terakhir dengan dukungan Utama dari Lazismu Nganjuk, Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM), serta berbagai Amal Usaha Muhammadiyah (AUM).
Ketua Lazismu Nganjuk, Mijan,SH, menyebut layanan tahun ini semakin ditingkatkan baik dari sisi fasilitas maupun jumlah relawan. “Alhamdulillah program ini terus berkembang setiap tahun agar pemudik yang singgah di Masjid Al Muttaqien benar-benar merasakan kenyamanan dan manfaatnya,” katanya.
Rif/Pas/2026
Ada Bengkel hingga Pijat Gratis, Masjid Al Muttaqien Nganjuk Luncurkan Posko Masjid Ramah Pemudik
15.42
Berita
,
idul fitri
,
Mudik
,
Regional

0 komentar:
Posting Komentar