Dinas PPKB Nganjuk Gelar Rekonsiliasi Alat dan Obat Kontrasepsi KB, Pastikan Data Akurat dan Pelayanan Optimal

Senin 19 Januari 2026

NGANJUK, matakamera.net - Upaya memperkuat tata kelola Program Keluarga Berencana (KB) terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Nganjuk. Salah satunya melalui Pertemuan Rekonsiliasi Alat dan Obat Kontrasepsi Program KB yang digelar oleh Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Nganjuk bersama 41 fasilitas kesehatan (faskes) se-Kabupaten Nganjuk, Kamis (15/1/2026).

Kegiatan yang berlangsung penuh dialog tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas PPKB Kabupaten Nganjuk, Asti Widiartini. Dalam sambutannya, Asti menegaskan bahwa rekonsiliasi merupakan langkah strategis untuk memastikan pengelolaan alat dan obat kontrasepsi berjalan sesuai ketentuan, tertib administrasi, serta didukung data yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Rekonsiliasi ini sangat penting untuk menyamakan data antara Dinas PPKB, BPKAD, dan seluruh fasilitas kesehatan. Dengan demikian, tidak terjadi selisih pencatatan maupun pengelolaan logistik. Data yang akurat akan berdampak langsung pada efektivitas pelayanan KB kepada masyarakat,” ujar Asti Widyastini di hadapan peserta.

Menurutnya, kegiatan ini tidak sekadar mencocokkan angka, tetapi juga menjadi ruang evaluasi bersama terhadap sistem pencatatan, distribusi, dan pemanfaatan alat serta obat kontrasepsi di lapangan. Ia menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor agar Program Bangga Kencana dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.

“Kami berharap sinergi yang kuat antara Dinas PPKB, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Nganjuk, dan seluruh faskes terus terjaga. Dengan begitu, pelayanan KB bisa semakin tepat sasaran, berkualitas, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat,” tambahnya.

Pertemuan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi dari narasumber BPKAD yang mengulas secara rinci aspek administrasi, mekanisme pencatatan, hingga tata kelola logistik alat dan obat kontrasepsi sesuai regulasi. Materi tersebut menjadi penguatan bagi para pengelola logistik KB di fasilitas kesehatan agar memahami prosedur yang benar dan seragam.

Suasana diskusi berlangsung interaktif saat sesi tanya jawab dibuka. Berbagai kendala teknis di lapangan, mulai dari pencatatan stok, pelaporan, hingga distribusi alat kontrasepsi, dibahas bersama untuk dicarikan solusi yang aplikatif.

Melalui pertemuan rekonsiliasi ini, Pemerintah Kabupaten Nganjuk menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas tata kelola Program KB. Langkah tersebut menjadi bagian penting dari upaya mewujudkan keluarga berkualitas sekaligus mendukung pembangunan kependudukan yang berkelanjutan di Kabupaten Nganjuk.

Rif/Pas/2026
Share on Google Plus

About matakamera.net

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar

Comments System