Jumat 30 Januari 2026
NGANJUK, matakamera.net – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk meraih Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Awards 2026 atas keberhasilannya dalam memperluas akses layanan kesehatan melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Penghargaan ini menjadi bukti komitmen Pemkab Nganjuk dalam memberikan perlindungan kesehatan yang merata kepada seluruh masyarakat. Saat ini, Pemkab Nganjuk berhasil mencapai cakupan peserta JKN sebesar 98%, dengan tingkat keaktifan peserta mencapai 80%.
Wakil Bupati Nganjuk, Trihandy Cahyo Saputro, mengungkapkan rasa syukur atas penghargaan yang diterima. Ia menilai penghargaan ini sebagai bukti nyata sinergi antara Pemerintah Daerah, BPJS Kesehatan, dan masyarakat dalam mewujudkan jaminan kesehatan yang berkualitas.
“Nganjuk sudah punya 98% masyarakatnya yang sudah terjamin kesehatannya, lebih dari 1 juta masyarakat kabupaten nganjuk sudah terjamin kesehatannya,” ujar Trihandy, Selasa (27/01).
Pemkab Nganjuk berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan. Dalam upaya tersebut, Pemkab berharap agar setiap warga semakin merasakan manfaat dari program JKN yang sudah ada.
“Mudah-mudahan terus lebih baik lagi untuk nganjuk yang melesat, semuanya sudah gratis, silakan berobat ke faskes-
faskes terdekat untuk mendapatkan fasilitas yang terbaik,” tambah Trihandy.
Menanggapi hal tersebut, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kediri, Tutus Novita Dewi, menyampaikan apresiasi atas pencapaian Pemkab Nganjuk. Menurutnya, penghargaan ini mencerminkan kerja keras pemerintah daerah dalam memperluas jaminan kesehatan kepada masyarakat.
“Ini adalah pencapaian yang luar biasa, namun tantangan kita belum selesai. BPJS Kesehatan akan terus bekerja sama dengan Pemkab Nganjuk untuk memastikan kualitas layanan tetap terjaga dan setiap peserta bisa mendapatkan akses kesehatan yang mudah. Kami juga mengimbau masyarakat untuk selalu memastikan kepesertaan JKN mereka tetap aktif, agar bisa memanfaatkan layanan ini dengan sebaik-baiknya,” pungkas Tutus.
Salah satu peserta JKN yang merasakan manfaat dari UHC adalah Catur Prasetyo Hartanto (39), warga Desa Bogo. Terdaftar dalam segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) yang didaftarkan oleh Pemkab, ia mengaku sangat merasakan kepedulian nyata dari pemerintah dalam menyediakan akses layanan kesehatan.
“Saya sangat bersyukur bisa terdaftar sebagai peserta aktif JKN berkat bantuan iuran dari pemerintah daerah. Kami yang kesulitan membayar biaya kesehatan sangat terbantu dengan adanya program JKN. Ketika saya sakit atau membutuhkan pemeriksaan kesehatan, saya tidak lagi khawatir dengan biaya yang tinggi. Saya berharap Program JKN ini bisa terus berlanjut dan semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya, seperti saya,” ungkap Catur.
Rif/Pas/2026
Pemkab Nganjuk Raih Penghargaan UHC Awards 2026
12.15
Berita
,
BPJS
,
pemkab nganjuk
,
Regional

0 komentar:
Posting Komentar